Kisah Hikmah Hatim Al Ashom

Sponsored Links:
Sponsored Links:

Pada kesempatan kali ini kita membahas tentang Kisah Hikmah Hatim Al Ashom. Di dalam artikel ini kami mencoba menyampaikan informasi lengkap tentang Kisah Hikmah Hatim Al Ashom. Kami telah menyusun artikel kali ini dengan seksama. Harapannya melalui artikel ini mampu memahamkan kita semua tentang Kisah Hikmah Hatim Al Ashom dengan baik.



Kisah Hikmah Hatim Al Ashom


kisah hikmah hatim al ashom

Belajar Tawakkal Kepada Putri 10 Tahun ...


Hatim Al Ashom rahimahullah, Ulama besar muslimin, teladan kesederhanaan dan tawakkal.


Hatim rahimahullah, suatu hari berkata kepada istri dan 9 putrinya bahwa ia akan pergi untuk menuntut ilmu.


Istri dan putri-putrinya keberatan. Karena siapa yang akan memberi mereka makan.


Salah satu dari putri-putri itu berusia 10 tahun dan hapal Al Quran.


Dia menenangkan semua : "Biarkan beliau (Ayah) pergi. Beliau (Ayah) menyerahkan kita kepada Dzat Yang Maha Hidup, Maha Memberi rizki dan Tidak Pernah mati !"


Hatim pun pergi
Hari itu berlalu, malam datang menjelang ...


Mereka mulai lapar. Tapi tidak ada makanan. Semua mulai memandang protes kepada putri 10 tahun yang telah mendorong kepergian Ayah mereka.


Putri hapal Al Quran itu kembali meyakinkan mereka : "Beliau menyerahkan kita kepada Dzat Yang Maha Hidup, Maha Memberi rizki dan Tidak Pernah mati !"


Dalam suasana seperti itu, pintu rumah mereka diketuk. Pintu dibuka. Terlihat para penunggang kuda.
Mereka bertanya :
"Adakah air di rumah kalian ini ?"


Penghuni rumah menjawab :
"Ya, kami memang tidak punya apa-apa kecuali air".


Air dihidangkan utk menghilangkan dahaga mereka.


Pemimpin penunggang kuda itu pun bertanya :
"Rumah siapa ini?"


Penghuni rumah menjawab : "Hatim al Ashom".


Penunggang kuda terkejut : "Hatim, ulama besar muslimin ..."


Penunggang kuda itu mengeluarkan sebuah kantong berisi uang dan dilemparkan ke dalam rumah dan berkata kepada para pengikutnya :
"Siapa yang mencintai saya, lakukan seperti yang saya lakukan ..."


Para penunggang kuda lainnya pun melemparkan kantong-kantong mereka yang berisi uang. Sampai pintu rumah sulit ditutup, karena banyaknya kantong-kantong uang.
Mereka kemudian pergi.


Tahukah antum, siapa pemimpin penunggang kuda itu ...?


Ternyata Abu Ja'far Al Manshur, Amirul Mukminin.


Kini giliran putri 10 tahun yang telah hapal Al Quran itu memandangi ibu dan saudari-saudarinya. Dia memberikan PELAJARAN AQIDAH yang sangat mahal sambil menangis, dia berkata :


" JIKA SATU PANDANGAN MAKHLUK BISA MENCUKUPI KITA, MAKA BAGAIMANA JIKA YANG MEMANDANG KITA ADALAH AL KHOLIQ ..!! "


Terima kasih Nak, kau telah menyengat kami yang dominasi kegelisahannya hanya urusan dunia.


Hingga lupa ada Al Hayyu Ar Rozzaq ...


Hingga lupa jaminan- Nya :
"dan di LANGIT lah RIZKI kalian ..."


Bukan di pekerjaan ...
bukan di bank ...
bukan di kebun ...
bukan di toko ...
tapi ...
DI LANGIT !!


Hingga kami lupa tugas besar akhirat,


اللهم لا تجعل الدنيا أكبر همنا


"Ya Allah, jangan Kau jadikan dunia sebagai kegundahan terbesar kami ..."


Demikian tadi adalah artikel tentang Kisah Hikmah Hatim Al Ashom. Kami berharap yang sedikit ini mampu menambah wawasan kita semua. Juga semoga artikel tentang Kisah Hikmah Hatim Al Ashom ini memberi manfaat untuk kita semua. Silahkan bagikan artikel ini kepada orang lain jika menurut anda artikel ini akan berguna bagi orang lain juga. Anda juga bisa berlangganan di blog kami melalui email jika anda berkenan. Terimakasih sudah berkunjung di blog kami.

Sponsored Links:

Comments

Popular posts from this blog

Hukum Memelihara Jenggot Menurut Imam Syafi'i

Arti Jomblo Fisabilillah

Abdullah Bin Zubair, Kisah Tentara Allah yang Tangguh