Arti Jomblo Fisabilillah

Sponsored Links:
Sponsored Links:

Pada kesempatan kali ini kita membahas tentang Arti Jomblo Fisabilillah. Akhir-akhir ini muncul istilah baru yang namanya Jomblo Fisabilillah, ini menarik untuk dibahas. Di dalam artikel ini kami mencoba menyampaikan informasi lengkap tentang Arti Jomblo Fisabilillah. Kami telah menyusun artikel kali ini dengan seksama. Harapannya melalui artikel ini mampu memahamkan kita semua tentang Arti Jomblo Fisabilillah dengan baik.



Arti Jomblo Fisabilillah


arti jomblo fisabilillah

Sebelum menelisik lebih jauh tentang Jomblo Fisabilillah ini, mari kita bahas sedikit tentang arti Jomblo dan arti Fisabilillah ini.



Arti Jomblo


Jomblo adalah sebuah istilah kekinian yang menyatakan bahwa seseorang tidak punya atau belum punya pacar. Jomblo adalah seseorang yang statusnya single tak berpasangan lawan jenis. Jadi siapapun anda jika sedang single, maka anda adalah jomblo.



Arti Fisabilillah


Fisabilillah adalah orang berjuang di jalan Allah dalam pengertian luas sesuai dengan yang ditetapkan oleh para ulama fikih. Intinya adalah melindungi dan memelihara agama serta meninggikan kalimat tauhid, seperti berperang, berdakwah, berusaha menerapkan hukum Islam, menolak fitnah-fitnah yang ditimbulkan oleh musuh-musuh Islam, membendung arus pemikiran-pemikiran yang bertentangan dengan Islam.



Arti Jomblo Fisabilillah Adalah


Nah, setelah mengerti arti dari dua istilah di atas, kita bisa menyimpulkan jika arti Jomblo Fisabilillah adalah sebagai berikut.


Jomblo Fisabilillah memang orang yang taat kepada agama dan senantiasa menjauhi dari larangannya. Banyak sekarang hashtag atau caption yang mengatasnamakan Jomblo Fisabilillah namun akan salah dalam pemahaman dan penerapan dalam kehidupan sehari-hari. Jadi memang harus diluruskan. Walaupun ini sebenarnya adalah istilah gaul anak muda sekarang.



Ciri-ciri Jomblo Fisabilillah


1. Belum Pernah Memiliki Pacar Sebelumnya


Namanya aja udah jomblo yang berarti belum pernah memiliki pacar. Jika anda belum pernah mempunyai pacar, maka janganlah coba-coba untuk mendapatkan pacar, memang dalam agama Islam tegas tidak mengajarkan pacaran, karena pacaran termasuk dalam golongan zina.


Artinya : "Dan janganlah kamu mendekati zina, sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang jelek." (Q.S. Al-Isra' : 32)


Dalam tafsir Kalamul Mannan, Syaikh Abdurrahman Nashir As Sa'di berkata : "Larangan Allah untuk mendekati zina itu lebih tegas daripada sekedar melarang perbuatannya, karena berarti Allah melarang semua yang menjurus kepada zina dan mengharamkan seluruh faktor-faktor yang mendorong kepadanya."


Kalau jalan-jalan dan faktor-faktor yang menuju kepadanya saja dilarang apalagi perbuatannya.


Sungguh amat keji perbuatan itu dan sungguh amat benar ucapan Allah bahwa zina adalah Fahisyah yang dikatakan oleh Syaikh Abdurrahman pula dalam tafsirnya : "Al Fahisyah adalah sesuatu yang dianggap sangat jelek dan keji oleh Syari'at, oleh akal sehat dan fitrah manusia, karena mengandung pelanggaran terhadap hak Allah, hak wanita, hak keluarganya atau suaminya, dan merusak kehidupan rumah tangga serta tercampurnya (kacaunya) nasab keturunan."



2. Berjuang di Jalan Allah


Banyak orang yang melakukan hal ini, di jalan Allah ialah menegakkan agama islam semata-mata untuk memperoleh ridho Allah swt. Seperti contohnya hal yang kecil seperti melaksanakan perintah Allah dan menjauhi larangannya sudah termasuk dalam berjuang di jalan Allah swt.


"Orang yang berjihad fisabilillah menjadi tanggungan-Ku. Aku pegang (cabut) ruhnya makan akan Aku masukkan kedalam surga, dan jika Aku kembalikan maka Aku kembalikan ia dengan membawa pahala dan Ghanimah. Abu Isa berkata, Hadist ini derajatnya shahih gharib dari jalur periwayatan ini." (H.R. Tirmidzi No. 1545)



3. Melaksanakan Perintah Allah dan Menjauhi Larangannya


Sama dengan ciri nomor 2, akan tetapi akan kita perdalam lagi, melaksanakan perintah Allah dan menjauhi larangannya. Banyak sekali memang perintah dari Allah yang wajib maupun sunah yang harus kita penuhi serta menunggalkan banyak sekali larangannya.


Dari Abu Tsa'labah Al Khusyani, Jurtsum bin Nasyir radhiallahu 'anhu dari Rasulullah Shallalahu 'alaihi wa sallam, beliau telah bersabda : "Sesungguhnya Allah ta'ala telah mewajibkan beberapa perkara, maka janganlah kamu meninggalkannya dan telah mentetapkan beberapa batas, maka janganlah kamu melampauinya dan telah mengharamkan beberapa perkara maka janganlah kamu melanggarnya dan Dia telah mendiamkan beberapa perkara sebagai rahmat bagimu bukan karena lupa, maka janganlah kamu membicarakannya." (HR. Daraquthni, Hadits Hasan) [Daraquthni dalam Sunannya No. 4/184]


Demikian tadi adalah artikel tentang Arti Jomblo Fisabilillah. Kami berharap yang sedikit ini mampu menambah wawasan kita semua. Juga semoga artikel tentang Arti Jomblo Fisabilillah ini memberi manfaat untuk kita semua. Silahkan bagikan artikel ini kepada orang lain jika menurut anda artikel ini akan berguna bagi orang lain juga. Anda juga bisa berlangganan di blog kami melalui email jika anda berkenan. Terimakasih sudah berkunjung di blog kami.


sumber:
dinakurniawahyuni.blogspot.co.id
wikipedia.org

Sponsored Links:

Comments

Popular posts from this blog

Hukum Memelihara Jenggot Menurut Imam Syafi'i

Abdullah Bin Zubair, Kisah Tentara Allah yang Tangguh