Turunnya Nabi Isa AS Menjelang Kiamat Kubro

Sponsored Links:
Sponsored Links:

Turunnya Nabi Isa AS adalah salah satu dari tanda-tanda datangnya hari kiamat kubro. Beliau akan menjadi muslimin atau bagian dari umat Islam, menghancurkan salib dan menghancurkan berhala. Karena risalah yang beliau bawa adalah risalah yang bersumber dari Allah juga.


turunnya nabi isa as



Turunnya Nabi Isa AS


Turunnya Nabi Isa AS bukan sebagai nabi karena setelah diangkatnya Muhammad Rasulullah SAW sebagai nabi terakhir, tidak ada lagi nabi yang turun ke bumi dengan membawa risalah dari langit.


Karena itu kedudukan Nabi Isa nanti bukan lagi sebagai Nabi, tapi bagian dari umat Islam ini, beliau berkitab suci Al-Quran, mengucapkan dua kalimat syahadat, shalat menghadap ka`bah, puasa Ramadhan, berhaji ke Mekkah dan menjalankan syariat Islam yang selama ini kita jalankan.


Semua keterangan itu kita dapatkan dari hadits-hatis Rasulullah yang sampai kepada kita, antara lain :


Dari Abi Hurairah ra bahwa Rasulullah SAW bersabda,”Demi Yang jiwaku di tangan-Nya, Nyaris akan turun kepada kalian putera Maryam (Nabi Isa as) menjadi hakim yang adil, menghancurkan salib dan membunuh babi dan memungut jizyah dan memenuhi harta ... (HR Muslim dalam kitab Iman bab turunnya Isa)



Hadits lainnya tentang Turunnya Nabi Isa AS :


Dari Jabir bin Abdillah ra berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda,”Akan tetap ada dari umatku yang berjuang dalam haq dan eksis terus hingga hari kiamat. Kemudian Nabi Isa bin Maryam turun. Lalu pemimpin umat Islam saat iu berkata kepada Nabi Isa,”Kemarilah dan jadilah imam dalam shalat kami”. Namun Nabi Isa menjawab,”Tidak, kalian menjadi peminpin di antara kalian sendiri . Sebagai bentuk pemuliaan Allah atas umat ini”. Rasulullah SAW bersabda,”Nabi Isa masih tetap tinggal di bumi hingga terbunuhnya Dajjal selama 40 tahun, lalu Allah mewafatkannya dan dishalatkan jenazahnya oleh umat Islam. (HR Ahmad, Abu Daud, Ibnu Hiban, Al-Hakim dan dishahihkan oleh az-Zahabi)


Saat NTurunnya Nabi Isa AS ke bumi nanti, maka dia bukan sebagai nasrani tetapi sebagai muslim yang menjalankan syariat dan ketentuan agama Islam. Beliau akan shalat bersama muslimin di masjid, menghadap qiblat, mengharamkan khamar, babi dan trinitas. Juga akan menghancurkan salib yang menjadi sumber kemusyrikan.


Kalau Nabi Isa saja melakukan itu, lalu apa hak para pendeta, romo, rahib dan semua penganut agama samawi terdahulu untuk tetap bertahan dengan agama yang telah dihapus dan tidak berlaku lagi.


Sponsored Links:

Comments

Popular posts from this blog

Hukum Memelihara Jenggot Menurut Imam Syafi'i

Arti Jomblo Fisabilillah

Abdullah Bin Zubair, Kisah Tentara Allah yang Tangguh