Syahadat Sebelum Meninggal
Syahadat Sebelum Meninggal, Perlukah? Kita seringkali mendengar cerita bahwa jika ada orang yang sedang sakaratul maut, maka orang sekitarnya menuntunnya untuk melakukan syahadat. Kenapa? Apakah dengan melakukan syahadat itu maka dia akan jelas masuk surga atau jika berhasil melakukan syahadat maka bebas dari siksa? Berikut ini adalah penjelasannya.
Syahadat Sebelum Meninggal
Orang yang menjelang wafatnya sempat mengucapkan syahadatain merupakan ciri dari orang yang husnul khatimah. Insya Allah dia masuk surga dan kita wajib mendoakannya.
Sedangkan apakah dia langsung begitu saja masuk surga tanpa dilakukan proses hisab, tentu saja tidak. Sebab hanya kalangan terbata sekali yang akan mengalaminya, yaitu khusus hanya pada orang-orang yang mati syahid di medan tempur membela agama Allah SWT.
Sedangkan yang lainnya, tentu harus mengalami proses penimbangan amal (mizan), penghitungan (hisab) dan sebagainya. Apabila hasilnya lebih berat timbangan amal baiknya, maka dia masuk surga. Sebaliknya bila timbangan amal kejahatannya lebih berat, maka dia akan disiksa dahulu di neraka.
Memang benar ada hadits yang menyebutkan bahwa orang yang pernah mengucapkan syahadatain itu pasti masuk surga. Hanya saja tidak secara langsung, bisa saja dia harus menebus dosanya dahulu di neraka untuk pada suatu saat bila semua telah tertebus, dikeluarkanlah dia dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga.
Dari Abi Said bahwa Rasulullah SAW bersabda,”Bila ahli surga telah masuk surga dan ahli neraka telah masuk neraka, maka Allah SWT akan berkata,”Orang yang di dalam hatinya ada setitik iman, hendaklah dikeluarkan. Maka mereka pun keluar dari neraka …(HR. Bukhari 6560 dan Muslim 184)
Di dalam hadits lainnya juga disebutkan hal senada :
Dari Anas ra bahwa Rasulullah SAW bersabda,”Dikeluarkan dari neraka orang yang mengucapkan (Laa Ilaaha Illallah) dan di dalam hatinya ada seberat biji dari kebaikan (iman). (HR. Bukhari 44 dan Muslim 193)
Dan kita juga mendapatkan hadits berikut ini untuk menjelaskan bahwa memang benar seorang yang pernah mengucapkan Laa Ilaaha Illallah, akhirnya akan masuk surga juga, meski harus dibakar dahulu di neraka.
Dari Anas ra bahwa Rasulullah SAW bersabda tentang Allah SWT yang berfirman,”Demi Izzah-Ku, demi Jala-Ku, demi Kesombongan-Ku dan demi Keagungan-Ku, Aku pasti keluarkan (dari neraka) orang yang mengucapkan (Laa ilaaha illallah). (HR Bukhari)
Semua hadits di atas dan masih banyak lagi hadits di atas memang memberikan jaminan bahwa orang yang telah pernah mengucapkan syahadatain itu pastilah dikeluarkan dari neraka dan masuk ke dalam surga.
Hanya saja masalahnya, tidak ada jaminan bahwa sebelum masuk ke surga itu apakah akan mampir ke neraka dulu atau tidak. Yang kedua, tentu saja yang dimaksud dengan mengucapkan dua kalimat syahadat itu adalah ikrar yang datang dari lubuk hati, bukan sedekar asal bunyi tapi tanpa rasa percaya.
Demikianlah artikel tentang Syahadat Sebelum Meninggal. Berikut ini ada beberapa artikel yang barangkali anda tertarik untuk membacanya :
40 Th Adalah Usia Penentu Bagi Manusia - Hiduplah, Hanya Satu Di jalan Allah
Renungan Untuk Kaum Wanita - Keberkahan Bulan Ramadhan
Hidup Tidak Ada Pilihan - Tausiyah Yang Langka Itu...
Comments
Post a Comment