Hari Kiamat Menurut Islam

Sponsored Links:
Sponsored Links:

Bagaimanakah gambaran hari kiamat menurut Islam ? Apa yang sesungguhnya terjadi di hari kiamat menurut Islam? Hanya Allah yang tahu. Tapi kita bisa mengira-ngira dengan membaca keterangannya melalui firman Allah yang termaktub dalam Al Quran. Berikut ini adalah penjelasan tentang apa yang terjadi di Hari Kiamat yang sesungguhnya oleh Dr. Saiful Bahri, M.A berdasarkan Al Quran.


hari kiamat menurut Islam



Hari Kiamat Menurut Islam


Saat hari kiamat datang. Sulit untuk dibayangkan apa yang terjadi pada alam semesta.


“Maka apabila mata terbelalak (ketakutan). Dan apabila bulan telah hilang cahayanya. Dan matahari dan bulan dikumpulkan”. (QS. 75:  7-9).


Mungkin saat itu orang-orang yang mengingkarinya baru benar-benar percaya dan ia benar-benar menyesal. Bahkan ia pun kebingungan apa yang harus dilakukannya. Berlari, kemanakah tempat berlari.


“Pada hari itu manusia berkata: “Kemana tempat berlari?” Sekali-kali tidak ada tempat berlindung! Hanya kepada Tuhanmulah pada hari itu tempat kembali”. (QS. 75: 10-12)


Hari yang lari tak bermanfaat dan tak bisa membantu menyelamatkan orang-orang yang mengingkarinya. Tidak juga ditemukan persembunyian yang benar-benar bisa dijadikan tempat berlindung.


“Pada hari itu diberikan kepada manusia apa yang telah dikerjakannya dan apa yang dilalaikannya. Bahkan manusia itu menjadi saksi atas dirinya. Meskipun dia mengemukakan alasan-alasannya”. (QS.75: 13-15)


Di hari pengadilan Sang Maha Adil itu, tak ada seorang pun yang bisa memungkiri dirinya sendiri. Karena seluruh anggota tubuhnya menjadi saksi atas segala sesuatu yang diperbuatnya.


“Pada hari (ketika) lidah, tangan, dan kaki mereka menjadi saksi atas mereka terhadap apa yang dahulu mereka kerjakan”.


Maka apapun alasannya tak akan mampu meringankan keputusan yang Allah jatuhkan padanya. Karena pada tabiatnya manusia sangat menyukai alasan demi menutupi kesalahan dan keburukan yang dilakukannya untuk membela dirinya


Padahal sesungguhnya manusia telah dibekali akal untuk berpikir. Juga hati yang jernih untuk dimintai pertimbangan. Senada dengan petuah bijak dari seorang ahli hikmah dari asia tengah;al-Hakim at-Tirmidzi,


‘’Hari yang segala alasan menjadi tak berguna. Karena manusia telah dibekali dengan bashirah. Tapi ia menjadi buta karena hawa nafsunya. Padahal bashirah itu sebenarnya tahu bahwa ia takkan mampu mengingkari Tuhannya kalaulah tidak tertutup oleh nafsu".


Sudah siapkah kita dengan datangnya Hari Kiamat? Mari kita mempersiapkannya dengan amalan-amalan harian terbaik yang kita niatkan untuk mencari ridha Allah. Semoga artikel tentang Hari Kiamat Menurut Islam ini menambah iman kita kepada Allah.


Silahkan baca juga artikel-artikel berikut ini :


Hadits tentang Pendidikan
Drug Addiction Help
Drug Addiction : Definition and Symptoms
Hadist Tentang Cinta
Hadits tentang Kebersihan, 5 Hadits Penting
Kumpulan Hadist Tentang Kematian
Kumpulan Hadist Tentang kesehatan
Hadits tentang Wanita, 36 Hadits Penting

Sponsored Links:

Comments

  1. Semoga Allah selalu menjaga ilmu, keimanan, keberkahan dan ketakwaan kita.

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Hukum Memelihara Jenggot Menurut Imam Syafi'i

Arti Jomblo Fisabilillah

Abdullah Bin Zubair, Kisah Tentara Allah yang Tangguh