Anak Kecanduan Game Online
Ketika anak kecanduan game online, maka ini pertanda buruk bagi perkembangan si anak. Dalam taraf yang wajar, game online adalah sebuah wahana atau sarana pelepasan penat yang baik. Keberadaannya mampu melepas kepenatan dalam otak kita. Akan tetapi bagaimana jika anak kecanduan game online?
Berikut ini, Dr. H. Muhammad Iqbal, M.SocSc (Psy) melalui situs Dakwatuna[dot]com menjelaskan tentang bagaimana jika Anak Kecanduan Game Online ini. Juga bagaimana mengatasinya.
Game online saat ini sudah menjadi pemandangan yang biasa di kalangan anak-anak, sarana bermain dan olah raga sepi karena anak-anak dan remaja berada di rumah sibuk dengan gadget dan internet yang salah satunya menggunakannya untuk bermain game.
Beberapa ciri-ciri anak yang mengalami adiksi game online adalah makan tidak teratur, waktu tidur tidak teratur, malas ibadah dan belajar, marah kalau disuruh berhenti, bertindak agresif dalam perilaku keseharian, prestasi menurun, kurang menjaga kebersihan badan, enggan bergaul dengan orang lain.
Fenomena ini tentu saja sangat mengkhawatirkan bagi anak-anak kita, karena usia anak merupakan usia yang tepat untuk menanamkan nilai-nilai agama dan moralitas, karena kebanyakan game online mengajarkan agresivitas dan perbuatan kriminal seperti membunuh, merampok, menabrak orang dengan sengaja bahkan banyak juga yang mengandung unsur pornografi. Waktu mereka yang seharusnya digunakan untuk belajar dan beribadah habis karena bermain game.
Untuk menghilangkan sama sekali tentu berat, perlu tahapan dan kesabaran. Kita sebagai orang tua harus tegas dan membuat aturan bagi anak. Terapkan aturan yang tegas kapan dan batasan waktu mereka boleh bermain game. Misalnya hanya diperbolehkan ketika hari libur dengan jam yang dibatasi, sepakati dengan anak tentang konten game yang boleh dimainkan. Pilih game yang tidak mengandung kekerasan, kriminalitas dan pornografi, batasi dan awasi penggunaan gadget dan internet di rumah, bila perlu secara bertahap langganan internet mulai dibatasi kuotanya hingga diputus sama sekali.
Sebagai pengalihan, anak harus dilibatkan dalam aktivitas ekstrakurikuler seperti mengaji, olah raga, dan kegiatan positif lainnya. Lakukan edukasi dan pendampingan kepada anak agar dia memahami bahaya game tersebut. Dengan tahapan tersebut ketika anak sudah memahami maka sangat mudah bagi Ibu untuk memutus sepenuhnya dari adiksi game online.
Selain penjelasan tentang Anak Kecanduan Game Online di atas, untuk lebih memahami tentang Islam secara umum, berikut ini adalah artikel-artikel rekomendasi untuk pembaca sekalian :
Comments
Post a Comment