Pengertian Riya dalam Islam, Sebab, Ciri dan Akibatnya
Pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang Pengertian Riya, Sebab, Tanda dan Akibatnya. Riya dalam Islam sangat dilarang. Bahkan hampir mendekati menyekutukan Allah. Artinya, Kehadiran sifat riya ini bisa membuat hancur seluruh amalan yang seseorang kerjakan. Sebagai muslim, kita harus menghindari sifat riya sebaik mungkin dan memperbanyak istighfar.
Pengertian Riya
Pengertian Riya adalah memperlihatkan amal, sedangkan Sum'ah adalah memperdengarkan amal. Keduanya mempunyai konsep yang hampir sama, berbeda sedikit, tapi intinya sama. Yaitu sama-sama melakukan sesuatu tidak lillahi ta'ala.
Sebab Sifat Riya
- Pada awal kehidupan (ayah ibu dll)
- Pergaulan yang jelek
- Tidak ada ma'rifat kepada Allahia merasa bahwa dialah yang memiliki segalanya, padahal semua itu baik mudharat maupun manfaat berasal dari Allah.
- Shadaarah (keinginan untuk menguasai/selalu menjadi pemimpin) sehingga ia berusaha agar orang orang disekitarnya mempercayakannya untuk mengurusi hal itu.
- Menginginkan milik orang lain (kedudukan, harta yang berlimpah)sehingga ia berusaha untuk mencari perhatian orang lain guna keuntungannya. "Ada orang berjuang untuk mendapatkan harta rampasan perang, untuk dipuji, mencari kedudukan ; dari semua itu manakah yang disebut berjuang dijalan Allah? nabi menjawab : barang siapa berjuang untuk meninggikan kalimatullah maka ia berjuang di jalan Allah.
- Nafsu ingin dipuji.
- Bertindak sok (over acting).
- Mencari popularitas.
- Berpura-pura taat saat dekat dengan seseorang dan ketika jauh ia berbuat semaunya dengan tujuan agar ia dipuji dan disenangi temannya
Ciri-ciri Riya dan Sum'ah :
- Bila disanjung akan bersemangat beramal, tapi bila tidak ada sanjungan atau dicela tidak beramal sama sekali.
- Bila ditengah orang dia giat beramal"tanda-tanda orang yang berbuat riya' : malas (beramal) bila dia sendirian dan bersungguh-sungguh bila ada ditengah-tengah orang. Dia akan menambah amalannya bila dipuji dan akan melanggar larangan bila sendirian " (al ghazali dari al ihya )
- Berpura pura shalih dan menjauhi larangan Allah bila berada ditengah orang dan melanggarnya bila sendirian"Aku beritahukan ttg amalan umatku, mereka datang pada hari kiamat dengan kebaikan-kebaikan seperti gunung gunug makkah yang putih. Namun Allah menjadikan kebaikan-kebaikan itu bagai debu-debu yang berhamburan. Bukankah mereka saudara saudaramu juga? Mereka akan bangun ditengah malam sebagaimana kalian beribadat ditengah malam akan tetapi bila mereka sendirian mereka akan melanggar larangan Allah " (Hr. Ibnu Majah).
Akibat Sifat Riya :
- Menjauhnya taufiq dan hidayah Allah"dan Allah memberi hidayah kepada orang yang bertaubat kepadanya" (ar rad : 27).
- Gangguan psikologiskarena hati nuraninya mencoba selalu berbohong.
- Tidak berwibawa. Firman Allah "dan barangsiapa dihinakan Allah, maka tidak seorang pun memuliakannya" (al hajj : 18)
- Tidak dipedulikan Allahkarena seseorang yang riya' dan sum'ah maka terputuslah apa yang ada diantara dirinya dan Allah.
- Tidak tekun dan mapan dalam beramal.
- Terungkap kejelekannya didunia dan akan dapat disaksikan di akhirat.
- Amalannya batil tidak mendapatkan pahala. riya merupakan syirkul ashghar.
- Siksaan yang besar di akhirat dilahap oleh api neraka dan mejadi bahan bakarnya, sabda rasul : pada hari kiamat ada seseorang yang dilemparkan ke neraka . Maka berberhamburanlah seluruh isi perutnya . Dia berputar-putar bagaikan keledai kesakitan, berguling-guling ditempatnya. Maka para penghuni neraka mengerumuninya seraya bertanya 'Hai fulan mengapa kamu? bukankah engkau yang suka menyeru kepada kebaikan? ya namun aku sendiri tidak melakukannya. Dan aku melarang orang lain berbuat mungkar tapi aku sendiri melakukannya (Hr. Muslim)
Cara Menghindari Sifat Riya :
- Mengingat akibatnya di dunia dan di akhirat.
- Menjauhkan diri dari pergaulan yang jelek.
- Mengenal Allah dng sebenarnya.
- Melawan hawa nafsu.
- Selalu bermuhasabah.
- Mengingat bahwa semua didunia ini berjalan sesuai ketentuan Allah
Sumber: imaskakediri@yahoogroups.com
Comments
Post a Comment