Renungan Dimasa Tua
Setiap manusia yang diberi umur panjang lebih dari 60 tahun sampai menjelang kematian, maka dia akan medapat sebutan sebagai orang yang sudah lanjut usia, dan dimasa-masa inilah seharusnya manusia tidak lagi memikirkan masalah duniawi tapi pikirkanlah tentang kematian dan hari akhirat, karena sesungguhnya harta dan benda tidaklah akan dibawa kedalam kubur untuk menemani kita, tetapi hanya kain kafan dan amal soleh yang akan kita bawa disaat ajal menjemput kita. Penulis, menuliskan Renungan dimasa tua ini hanyalah sebagai perenumgan untuk kita semua, bahwa pergunakanlah masa tuamu dengan kebahagian dan jauhi sipat keluh kesah yang bersipat duniawi sebelum ajal menjemput kita.
1. Sisα hίdυρ semakin pendek, yang bisa kita makan, makanlah! yang bisa kita pakai, pakailah! yang Ingin kita beli, belilah! kalau masih bisa berbagi, berbagilah berilah!.
Karena semua yang ada tidak bisa kita bawa ke alam kubur. Jangan khawatir dengan ahli waris, Allah yang akan mengatur rezeki setiap manusia selagi mereka mau berusaha. Nikmatilah hίdυρ ini dengan pasangan kita selagi masih ada.
2. Sehari berlalu, umur berkurang sehari. Bila kita lewati hari ini dengan berbahagia kita sangat beruntung, berbuat baiklah dan selalu mengucap syukur, karena kita tidak tahu kapan kita akan dipanggil.
3. Waktu cepat berlalu, hidup itu sangat singkat dan susah. Dalam sekejap kita memasuki masa tua, itu PASTI !
4. Bila membandingkan ke atas kita akan selalu merasa kurang, tapi kalau kita membandingkan ke bawah kita, pasti akan merasa lebih, bila kita bisa merasa cukup dan mensyukuri apa yang kita punya, kita pasti bahagia, maka bersyukurlah dengan apa yang kita punya.
5. Harta, kekayaan, kedudukan, jabatan, kehormatan, semua itu hanyalah sementara, hanya titipan. Yang terbaik dan terpenting adalah Perilaku yang Baik, bisa membantu orang, tidak berbuat hal-hal yang tercela, kontrol diri. Jangan MENYAKITI hati orang lain dan melatih diri agar selalu sehat lahir dan bathin. Karena KESEHATAN adalah KEKAYAAN kita dan modal utama menikmati kebahagiaan hίdυρ ini.
6. Kasih orang tua kepada anak tidak ada batasnya, tetapi kasih anak terhadap orang tua ada batasnya. Sadarlah ! Anak sakit, hati orang tua teriris; orang tua sakit anak cuma nengok dan bertanya-tanya. Anak-anak memakai uang orang tua sudah seperti keharusan, tetapi orang tua memakai uang anak pasti tidak bisa leluasa ! Oleh karena itu CUKUPILAH diri sendiri dan berikanlah pada anak seBIJAKSANA mungkin.
7. Rumah orang tua adalah rumah anak, tetapi rumah anak bukanlah rumah orang tua. Orang tua selalu memberi tanpa pamrih. Tetapi tidak semua anak akan berbakti kepada orang tua. Selamat berbahagia.
Semoga bermanfaat.
Comments
Post a Comment