Kisah Pemuda Yang Ragu Keberadaan Allah SWT.

Sponsored Links:
Sponsored Links:

Ini adalah kisah pemuda yang ragu keberadaan Allah SWT, karena pemuda ini merasa dirinya sudah memiliki ilmu yang mumpuni sehingga keberadaan Allah sang maha pencipta itu seolah-olah suatu yang mustahil, sehingga ia  menantang siapa saja untuk menjawab pertanyaan yang menurut pemuda ini, sesuatu yang memang tidak ia yakini. dan inilah kisah selengkapnya:


definisi khawarij


Seorang pemuda yang lama sekolah di negri tirai bambu kembali ke tanah air Indonesia.
Sesampainya dirumah ia langsung meminta kepada kedua orang tuanya untuk mencarikannya guru agama, atau siapapun yang bisa menjawab 3 pertanyaan yang ia ingin tanyakan, sampai akhirnya orang tua pemuda itu mendapatkan seorang Guru Agama (seorang habaib).


Ketika datang seorang guru kerumahnya, pemuda itu mulai bertanya...


Pemuda: Anda siapa? apakah anda bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan saya?


Habib: Saya hanya orang biasa saja.


Pemuda: Hmm.. Profesor & banyak orang pintar saja tidak mampu menjawab pertanyaan saya.


Habib: Saya akan mencoba sejauh kemampuan saya.


Pemuda: Saya punya 3 pertanyaan


1. Kalau memang Tuhan itu ada, tunjukan wujud Tuhan kepada saya?
2. Apakah yang dinamakan Taqdir?
3. Kalau syaithan diciptakan dari api, kenapa dimasukkan kedalam Neraka yang juga sama-sama terbuat dari api, tentu tidak menyakitkan buat syaithan sebab mereka memiliki unsur yang sama,apakah Tuhan tidak berfikir sejauh itu?


Tiba-tiba Habib tersebut menampar pipi si pemuda dengan keras.
Pemuda itupun berkata (sambil menahan sakit): Kenapa anda marah kepada saya?
Habib: Saya tidak marah, Tamparan itu adalah jawaban saya atas 3 pertanyaan yang Anda ajukan kepada saya.
Pemuda: Saya sungguh tidak mengerti.
Habib: Bagaimana rasanya tamparan saya?
Pemuda: Tentu saja saya merasakan sakit.
Habib: Jadi anda percaya bahwa sakit itu ada?
Pemuda: Iya.
Habib: Tunjukan pada saya wujud sakit itu!
Pemuda: Saya tidak bisa.
Habib: Itulah jawaban pertanyaan pertama, kita semua merasakan keberadaan Tuhan tanpa mampu melihat wujudnya.
Habib: Apakah tadi malam anda bermimpi akan ditampar oleh saya?
Pemuda: Tidak.
Habib: Itulah yang dinamakan Taqdir, semua dari kita tidak akan mampu untuk bisa mengetahui apa yang terjadi sekarang atau pun esok, jawaban dari pertanyaan kedua.
Habib: Terbuat dari apa tangan saya yang saya gunakan untuk menampar anda?
Pemuda: Kulit.
Habib: Terbuat dari apa pipi anda?
Pemuda: Kulit.
Habib: Bagai mana rasa tamparan saya?
Pemuda: Sakit.
Habib: Dan itulah jawaban dari pertanyaan ketiga, Walaupun syaithan terbuat dari api dan Neraka terbuat dari api, jika Tuhan berkehendak maka Neraka akan menjadi tempat menyakitkan untuk syaithan.


((وَمَنْ لَمْ يُؤْمِنْ بِا للهِ وَرَسُوْلِهِ فَاِنَّااَعْتَد ­ْنَا لِلْكَافِرِيْنَ ­ سَعِيْرًا (( سورة الفتح ١٣
Artinya: "Dan barang siapa yang tidak beriman kepada ALLAH dan RasulNya, maka sesungguhnya kami menyediakan untuk orang-orang kafir neraka yang bernyala-nyala( ­api)". (QS.Alfath 13).
Subhanallah di setiap hal yang terkadang memang membingungkan kita, hanya Allah Subhanahu wa Ta'ala yang memiliki Ilmunya. Semoga bermanfaat untuk kita.


~~Anonim~~

Sponsored Links:

Comments

Popular posts from this blog

Hukum Memelihara Jenggot Menurut Imam Syafi'i

Arti Jomblo Fisabilillah

Abdullah Bin Zubair, Kisah Tentara Allah yang Tangguh