Sulit khusyu' Dalam Sholat Bag.7
Sponsored Links:
Sponsored Links:
Assalaamu alaikum wa rahmatullaahi wa barkaatuhu.,
Mengapa sulit khusyu' dlm sholat? Karena sholatnya disertai "al mungkar", berbuat zholim, menganiaya, menipu, menggunjing, memfitnah, merendahkan orang lain secara terang terangan atau secara diam-diam, dalam hatinya merendahkan orang lain, menghina, memukul apalagi sampai membunuh orang lain.
Ini pun menjadi hijab besar, karena Allah hanya menerima ibadah yang membuat hamba itu menghinakan diri dihadapanNya dan yang membuat dirinya rendah hati kepada makhluknya. Cukup sholat itu akan dianggap dusta kalau tidak memperhatikan yatim piatu dan faqir miskin. (QS Al Maun 1-3). "Cuek, masa bodoh, pelit, emangnya gue pikiran" dsb. sudah cukup dianggap pendusta sholat, pendusta agama apalagi sampai berbuat aniaya, dan ini semua bukan akhlak hamba Allah yang sholat, orang sholat itu belas kasih, santun, pemaaf, murah senyum, dermawan dan rendah hati, sahabatku. Rasulullah bersabda, "Sesungguhnya Allah menerima sholat hamba hambaNya yang rendah hati". Sekali lagi sahabatku, hambaNya yang mengenal Allah akan menghinakan diri dihadapan Allah dan buahnya rendah hati dihadapan mahlukNya.
Jangan lupa sebelum tidur berwudhu, berzikir, berdoa dan berazam sholat malam.
semoga bermanfaat
~~ KH, Arifin Ilham ~~
Sponsored Links:
Sahabatku penyebab kita sulit khusyu' dalam sholat yang terakhir adalah kemungkinan kita terlalu sering melakukan kemungkaran, yang akhirnya dalam melakukan sholat tidak lagi bisakhusyu' karena telalu banyaknya berbagai kemungkaran yang kita lakukan, oleh sebab itu marilah kita selalu berbuat baik sesama, jauhi memfitnah orang, berghibah, menipu orang dan lain-lain, yang dapat merugikan orang lain.
Mengapa sulit khusyu' dlm sholat? Karena sholatnya disertai "al mungkar", berbuat zholim, menganiaya, menipu, menggunjing, memfitnah, merendahkan orang lain secara terang terangan atau secara diam-diam, dalam hatinya merendahkan orang lain, menghina, memukul apalagi sampai membunuh orang lain.
Ini pun menjadi hijab besar, karena Allah hanya menerima ibadah yang membuat hamba itu menghinakan diri dihadapanNya dan yang membuat dirinya rendah hati kepada makhluknya. Cukup sholat itu akan dianggap dusta kalau tidak memperhatikan yatim piatu dan faqir miskin. (QS Al Maun 1-3). "Cuek, masa bodoh, pelit, emangnya gue pikiran" dsb. sudah cukup dianggap pendusta sholat, pendusta agama apalagi sampai berbuat aniaya, dan ini semua bukan akhlak hamba Allah yang sholat, orang sholat itu belas kasih, santun, pemaaf, murah senyum, dermawan dan rendah hati, sahabatku. Rasulullah bersabda, "Sesungguhnya Allah menerima sholat hamba hambaNya yang rendah hati". Sekali lagi sahabatku, hambaNya yang mengenal Allah akan menghinakan diri dihadapan Allah dan buahnya rendah hati dihadapan mahlukNya.
Jangan lupa sebelum tidur berwudhu, berzikir, berdoa dan berazam sholat malam.
semoga bermanfaat
~~ KH, Arifin Ilham ~~
Comments
Post a Comment