Hanya Mengingat Allah Hati Menjadi Tenang
"(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tentram dengan mengingat Allah SWT. Ingatlah! Hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenang."
(QS. Ar-Ra’d: 28)
Ayat di atas tentu sudah sering terdengar di telinga kita. Sebuah ayat yang seringkali didengungkan di ceramah-ceramah. Sebuah ayat yang dilafazkan di mimbar-mimbar. Sebuah ayat yang memberitahukan kepada kita kunci menenangkan hati.
Kehidupan di dunia ini sangat keras. Banyak penjahat yang menginginkan kita hancur. Persaingan dunia global dalam hal karir. Persaingan ketika masih bersekolah. Persaingan merebutkan kekuasaan di pemerintahan. Jika hati kita tidak tenang, maka semua akan berakhir bahwa kita akan menempuh jalan pintas. Jika hati kita tidak tenang, maka kita akan memilih melakukan hal-hal dusta yang tidak diridhai Allah. Ini, akan menjatuhkan kita di jalan yang sesat. Barangkali di dunia kita bisa menang dengan hal-hal dusta ini, tapi di akhirat, ktia bisa menyesal.
Kita harus memantabkan iman. Ingat, bahwasannya hanya mengingat Allah hati menjadi tenang. Bagaimana hati menjadi tenang dengan mengingat Allah? Inilah yang disebut dengan iman. Iman kepada Allah akan membuat hati menjadi tenang. Jika kita yakin bahwa Allah maha kuasa atas segala sesuatu, bahwa Allah sudah menentukan segala sesuatunya, bahwa Allah maha membalas kebaikan kita semua, maka tentu kita akan lebih tenang. Karena niat kita adalah untuk mendapatkan ridha Allah ta'ala.
Mari kita azzamkan pada diri kita untuk lebih mengenal Allah. Mari kita lebih meresapi kehadiran Allah di hati kita. Agar hati ini benar-benar menjadi lebih tenang karena mengingatNya.
Semangat!
Comments
Post a Comment