Dua Malaikat Yang Menyertai Manusia
Sponsored Links:
Sponsored Links:
“Tidaklah ada satu hari pun yang dilalui oleh setiap hamba pada pagi harinya, kecuali ada dua malaikat yang turun, berkata salah satu dari keduanya: "Wahai penuntut kebaikan, bersemangatlah! Wahai pencari kejelekan, berhentilah! dan kedua malaikat ini setiap harinya selalu memohon do'a kepada allah SWT. Ya Allah berilah orang yang suka menginfaqkan hartanya berupa ganti yang lebih baik (dari harta yang diinfaqkan tersebut), dan berkata (malaikat) yang lain: Ya Allah, berilah orang yang kikir kebinasaan (hartanya).” (HR. Al Bukhari dan Muslim).
Allah SWT. pun telah berjanji akan mengganti orang yang berinfaq, dengan ganti yang lebih baik, sebagai mana firman allah dalam Al-Qur'an (yang artinya ):
"Dan apapun yang kalian infaqkan, niscaya Dia (Allah) akan menggantinya." (QS: Saba, :39)
Demikian pula yang difirmankan dalam hadist qudsi:“Berinfaqlah wahai anak Adam, niscaya engkau akan diberi balasan/gantinya.” (HR. Al Bukhari dan Muslim).
Oleh karena itu, kita sebgai hamba yang mempercayai akan firman-firman Allah dan hadist Rosullullah, janganlah menjadi manusia yang kikir, karena dengan memperbanyak berinfaq dan sodaqoh, harta kita tidak akan berkurang, tetapi akan bertambah da lebih berkah yang penting kita meyakininya, bahwa Allahlah yang akan menggantikan apa yang telah kita infaqkan dijalan Allah. Dan perlu kita ingat juga kalau kita kikir, harta kita tidak akan bertambah, yang ada malah sebaliknya harta kita akan berkurang bahkan bisa saja sampai musnah tidak tersisa, dan tentunya tergantung bagai mana Allah menghendakinya dengan cara apa saja. karena semua harta itu hanyalah milik Allah, sementara manusia mempunyai harta hanyalah sebagai penerima titipan saja. Dan yang tidak kalah penting, kita juga harus menitik beratkan dalam beramal itu adalah keikhlasan, karena hanya dengan ikhlas segala amalan kita yang akan diterima oleh Allah SWT. karena kalau kita beramal, ingin mendapatkan pujian dari manusia, maka amalannya akan menjadi sia-sia.
semoga bermanfaat
~~~Anonim~~~
Sponsored Links:
Sahabatku yang dirahmati Allah, sesungguhnya setiap pagi menjelang ada dua malaikat yang menyertai manusia, dan setiap paginya kedua malaikat ini selalu berkata kepada manusia, dan selalu memohonkan do'a kepada Allah SWT. sebagai mana yang dijelaskan dalam hadist Rosulullah Saw.
“Tidaklah ada satu hari pun yang dilalui oleh setiap hamba pada pagi harinya, kecuali ada dua malaikat yang turun, berkata salah satu dari keduanya: "Wahai penuntut kebaikan, bersemangatlah! Wahai pencari kejelekan, berhentilah! dan kedua malaikat ini setiap harinya selalu memohon do'a kepada allah SWT. Ya Allah berilah orang yang suka menginfaqkan hartanya berupa ganti yang lebih baik (dari harta yang diinfaqkan tersebut), dan berkata (malaikat) yang lain: Ya Allah, berilah orang yang kikir kebinasaan (hartanya).” (HR. Al Bukhari dan Muslim).
Allah SWT. pun telah berjanji akan mengganti orang yang berinfaq, dengan ganti yang lebih baik, sebagai mana firman allah dalam Al-Qur'an (yang artinya ):
"Dan apapun yang kalian infaqkan, niscaya Dia (Allah) akan menggantinya." (QS: Saba, :39)
Demikian pula yang difirmankan dalam hadist qudsi:“Berinfaqlah wahai anak Adam, niscaya engkau akan diberi balasan/gantinya.” (HR. Al Bukhari dan Muslim).
Oleh karena itu, kita sebgai hamba yang mempercayai akan firman-firman Allah dan hadist Rosullullah, janganlah menjadi manusia yang kikir, karena dengan memperbanyak berinfaq dan sodaqoh, harta kita tidak akan berkurang, tetapi akan bertambah da lebih berkah yang penting kita meyakininya, bahwa Allahlah yang akan menggantikan apa yang telah kita infaqkan dijalan Allah. Dan perlu kita ingat juga kalau kita kikir, harta kita tidak akan bertambah, yang ada malah sebaliknya harta kita akan berkurang bahkan bisa saja sampai musnah tidak tersisa, dan tentunya tergantung bagai mana Allah menghendakinya dengan cara apa saja. karena semua harta itu hanyalah milik Allah, sementara manusia mempunyai harta hanyalah sebagai penerima titipan saja. Dan yang tidak kalah penting, kita juga harus menitik beratkan dalam beramal itu adalah keikhlasan, karena hanya dengan ikhlas segala amalan kita yang akan diterima oleh Allah SWT. karena kalau kita beramal, ingin mendapatkan pujian dari manusia, maka amalannya akan menjadi sia-sia.
semoga bermanfaat
~~~Anonim~~~
Comments
Post a Comment