Mengapa Tidak Menelpon Ayah?
Kisah ini diceritakan oleh seorang wanita, yang sudah menikah dan mempunyai anak, sebut saja ibu UQ, dia bercerita kepada saya, tentang orang tuanya (dalam hal ini ayahnya) yang sungguh membuat saya merenung panjang. Apakah saya akan menjadi ayah seperti yang dalam kisah tersebut, yaitu ayahnya mengatakan mengapa tidak menelpon ayah?. Saya pikir kisah inipatut diketahui oleh para ayah lainnya. Ayah dan ibu saya sekarang sudah sepuh. Keempat anaknya, tiga laki-laki dan saya satu-satunya anak perempuan, sudah berkeluarga dan terpisah dengan mereka. Pada suatu hari, ayah saya protes pada ibu kami, denagan berkata, "Mengapa setiap anak-anak telpon lalu saya angkat, selalu yang pertama ditanyakan adalah 'ibu, mana, pak?' Ibu sehat, pak? atau pak, maaf pak saya mau berbicara dengan Ibu. Selalu yang dicari ibunya, sedangkan saya yang mengkat telpon ditanya kabarnya pun tidak". Begitulah cerita ibu kepada kami, anak-anaknya. Tanpa kami sadari, memang seperti itulah yang terja...