Awal Mula Turun Surat Al-Lahab

Sponsored Links:
Sponsored Links:
 

Hari itu, dibukit Shafa

Lelaki berwajahy santun memanggil kaumnya dari ketinggiaan", wahai Bani Adi, wahai semua orang quraisy!". Teriaknya keras, namun merasuk dada dan enak didengar. Tatapannya teduh dan senyumannya mengembang menyaksikan para pemuka Makkah, yang berkeliling disekitarnya. Mereka menanti apa yang akan keluar dari lisan Al-Amin, sang penuh amanah, yang hari itu terlihat berseri, rapi, dan wangi.

Beliau bersabda, "Apa pendapat kalian, sekiranya kukabarkan bahwa dibalik bukit ini sepasukan kuda bersenjata lengkap mengepung, siap menyerbu Makkah dan melumatkannya?".

Mendengar pertanyaan dari Rosulullah seperti itu, hampir semua hadirin berebut jawaban,"Kami belum pernah mendengar ada kedustaan keluar dari lisanmu. Benar. Kami tidak pernahmenyesap darimu, kecuali kejujuran. Engkau adalah Al-Amin!".

Rosulullah tersenyum sebelum melanjutkan, "Sesungguhnya aku adalah pembawa peringatan dari sisi Allah sebelum datangnya azab yang besar.."

Kalimat belum terselesaikan dari lisan Rosulullah, tiba-tiba lelaki berkulit putih, bermata jurling, dan berpakaian sutra, dengan sikap badan menantang maju kedepan, sambil mengacungkan telunjuknya kearah rosul sambil berteriak, "Tabban laka ya Muhammad!!! Alhaadza jama'unaa?!! Binasa engkau Muhammad!!! Apakah untuk urusan seremeh ini, kami semua kau kumpulkan?!!"

Yang belum mengenal lelaki juling dan pincang ini pun berbisik, pada orang disebelahnya," Siapa dia?"

"Dia pamannya rosul, Abu Lahab,"

Saat itulah turun ayat Allah, membalas perkataan Tabban laka ya Muhammad, yang diucapkan Abu lahab. "Tabbat yadaa abi lahabiw wa tabb!' Binasalah kedua tangan Abu Lahab dan benar- benar binasa!" Abu Lahab nama yang abadi didalam Al-Quran, sebagai penebar duri, yangmenyakiti dakwah Rosul.

Semoga bermanfaat

Diambil dari buku"Dalam Dekapan Dakwah"

~~~ Salim A. fillah~~~
Sponsored Links:

Comments

Popular posts from this blog

Hukum Memelihara Jenggot Menurut Imam Syafi'i

Arti Jomblo Fisabilillah

Abdullah Bin Zubair, Kisah Tentara Allah yang Tangguh