Gairah Cinta dan Kelesuan Ukhuwah

Sponsored Links:
Sponsored Links:

Setiap kita akan senantiasa diuji oleh Allah SWT pada titik² kelemahan kita.


Orang yg lemah dalam urusan uang namun kuat terhadap fitnah jabatan & wanita, tidak akan pernah diuji dgn wanita atau jabatan.


Tetapi orang yg lemah dalam urusan wanita namun kuat dalam urusan uang, tidak akan pernah diuji dgn masalah keuangan.


Orang yg mudah tersinggung & gampang marah akan senantiasa dipertemukan oleh Allah dgn orang yg akan membuatnya tersinggung & marah sampai ia bisa memperbaiki titik kelemahannya itu sehingga menjadi tidak mudah tersinggung & tidak pemarah.


Orang yg selalu berlambat-lambat menghadiri pertemuan forum dakwah karena alasan istri, anak, mertua, atau tamu akan senantiasa dipertemukan dgn perkara ‘mertua datang,
tamu datang silih berganti’ di saat ia akan berangkat .. terus begitu sampai ia memilih prioritas bagi aktivitasnya apakah kepada dakwah atau kepada perkara-perkara lain.


Kita semua harus memahami dan mengatasi segala kelemahan diri di jalan dakwah ini. Ingatlah, mushaf Al-Quran tidak akan pernah terbang sendiri kemudian datang & memukuli orang² yang bermaksiat.


Sungguh teramat merugi... mereka yang mengikuti hawa nafsu kemudian pergi meninggalkan kebersamaan dlm dakwah ilallah, tanpa mau bersabar sebentar dalam ujian keimanan. Tanpa mau mencoba bertahan sebentar dalam dekapan ukhuwah..


Dan sungguh, Kecewa itu biasa & 'manusiawi' yang luar biasa, siapa saja yg mampu beristighfar dan lalu berlapang dada serta bertawakkal pada-Nya.


Memang... Dakwah ini berat... karenanya ia hanya mampu dipikul oleh mereka yang :


1. Memiliki hati sekuat baja.
2. Memiliki kesabaran lebih panjang dari usianya.
3. Memiliki kekuatan yg berlipat.
4. Memiliki keihklasan dalam beramal yg meninggi.
5. Memiliki ketabahan seluas lautan, memiliki keyakinan sekokoh pegunungan.


Siapapun tak akan pernah bisa bertahan...melalui jalan dakwah ini... mengarungi jalan perjuangan ... kecuali dengan KESABARAN!!!


Karenanya... Tetaplah disini... dijalan ini...bersama kafilah dakwah ini. Seberat apapun perjalanan yg harus ditempuh... Sebesar apapun pengorbanan untuk menebusnya...tetaplah disini...


Buanglah hawa nafsu dalam mengarungi perjalanannya, karena telah banyak yang berguguran karenanya.


Gandenglah selalu iman kemana saja kita melangkah, karena iman akan menjagamu setiap waktu. Seburuk apapun, sekeruh apapun kondisi kapal layar kita, jangan lah sekali2 mencoba untuk keluar dari kapal layar ini dan memutuskan berenang seorang diri... karena pasti kau akan kelelahan & memutuskan menghentikan langkah yg pada akhirnya tenggelam disamudra kehidupan...


Jika bersama dakwah saja... kau serapuh itu...Bgmn mungkin dgn seorang diri?? Sekuat apa kau jika seorang diri...???


~Ust Rahmat Abdullah~

Sponsored Links:

Comments

Popular posts from this blog

Hukum Memelihara Jenggot Menurut Imam Syafi'i

Arti Jomblo Fisabilillah

Abdullah Bin Zubair, Kisah Tentara Allah yang Tangguh